TIMES CILEGON, JAKARTA – Juventus akhirnya memetik kemenangan di saat yang paling menentukan. Menjamu Benfica pada laga ketujuh fase liga Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Rabu (21/1) waktu setempat, Bianconeri menang 2-0 dalam pertandingan yang diakui pelatih Luciano Spalletti berlangsung ketat dan penuh tekanan.
Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, melainkan menjaga asa Juventus untuk tetap bersaing di jalur lolos langsung ke babak 16 besar. Dengan satu pertandingan tersisa, margin kesalahan kian menipis.
Dikutip dari laman resmi klub, Kamis, Spalletti mengakui timnya sempat kesulitan, terutama dalam upaya merebut kembali penguasaan bola pada babak kedua. Benfica dinilai mampu mempersempit ruang dan memaksa Juventus bermain lebih sabar dalam membangun serangan.
“Kami sedikit kesulitan merebut bola kembali di babak kedua dibandingkan babak pertama. Tidak banyak ruang di dalam kotak penalti, sehingga kami harus benar-benar menciptakan peluang,” ujar Spalletti.
Efektivitas Jadi Pembeda
Meski laga berjalan relatif seimbang, Juventus tampil lebih efektif. Dua gol di babak kedua yang dicetak Khephren Thuram dan Weston McKennie menjadi pembeda dalam pertandingan yang sarat duel dan minim ruang tembak.
Spalletti menilai timnya pantas keluar sebagai pemenang, tidak hanya karena gol yang tercipta, tetapi juga konsistensi sikap bermain para pemain sepanjang pertandingan.
“Pertandingan itu berlangsung seimbang, tetapi kami pantas mendapatkan hasil ini. Sikap para pemain selalu tepat, dan mereka menjalankan rencana permainan dengan baik,” jelas pelatih asal Italia tersebut.
Tambahan dua gol itu bahkan bisa bertambah, mengingat Juventus juga sempat mengenai tiang gawang. Namun, efektivitas sudah cukup untuk mengamankan kemenangan bersih tanpa kebobolan.
Klasemen dan Laga Penentuan
Berkat hasil ini, Juventus naik ke peringkat 15 klasemen sementara fase liga Liga Champions dengan koleksi 12 poin dari tujuh pertandingan. Mereka hanya terpaut satu poin dari zona lolos otomatis ke babak 16 besar, membuat peluang tetap terbuka hingga laga terakhir.
Pada pertandingan pamungkas fase liga, Juventus dijadwalkan bertandang ke markas Monaco di Stadion Louis II, Kamis (29/1) pukul 03.00 WIB. Laga tersebut menjadi penentuan nasib, di mana kemenangan menjadi syarat mutlak untuk menjaga peluang lolos langsung tanpa melalui jalur play-off.
Bagi Juventus, kemenangan atas Benfica menjadi fondasi penting—namun perjalanan mereka di Liga Champions masih jauh dari kata aman. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Juventus Menang di Saat Krusial, Spalletti Akui Laga Berjalan Ketat
| Pewarta | : Imadudin Muhammad |
| Editor | : Imadudin Muhammad |