https://cilegon.times.co.id/
Berita

Iran Membalas, Tentara Eropa Dinyatakan Sebagai Organisasi Teroris

Minggu, 01 Februari 2026 - 16:11
Iran Membalas, Tentara Eropa Dinyatakan Sebagai Organisasi Teroris Barisan tentara Eropa yang dianggap organisasi teroris berdasarkan hukum Iran (FOTO: The Guardian)

TIMES CILEGON, JAKARTAIran membalas. Mereka  ganti menyatakan bahwa tentara Uni Eropa adalah organisasi teroris berdasarkan hukum negaranya.

Kamis lalu, Uni Eropa menetapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris, karena tindakan keras Republik Islam Iran terhadap para pengunjukrasa.

Keputusan Uni Eropa itu dilakukan oleh para menteri luar negerinya dengan menambahkan Korps Garda Revolusi Islam Iran ke dalam daftar hitam terorismenya.

Sementara itu Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf seperti dilansir media Iran, Mehr News Agency mengatakan, berdasarkan hukum Iran, angkatan bersenjata negara-negara Eropa membalas dengan menganggap mereka sebagai organisasi teroris.

Bahwa langkah Eropa terhadap IRGC itu ternyata mengikuti arahan Amerika Serikat, karena itu Iran memperingatkan,  berdasarkan hukum Iran, angkatan bersenjata negara-negara Eropa adalah organisasi teroris.

Saat berbicara dalam sesi parlemen terbuka Minggu tadi pagi, dalam rangka memperingati ulang tahun kembalinya Imam Khomeini ke Iran, Ghalibaf mengatakan bahwa kemenangan Revolusi Islam telah mengakhiri dominasi asing atas Iran.

Ia menekankan, bahwa Imam Khomeini mengembalikan keberanian kepada bangsa yang telah mengalami pendudukan, kudeta yang didukung asing, dan kehilangan wilayah dibawah pemerintahan yang bergantung.

Ia juga mengatakan bahwa revolusi tersebut memungkinkan rakyat Iran untuk melindungi persatuan dan kemerdekaan nasional serta untuk melawan separatisme dan campur tangan asing.

Ia menekankan bahwa Iran yang kuat, independen, dan bersatu  tetap menjadi penghalang utama bagi rencana jangka panjang sistem arogan global.

Ditambahkan, bahwa permusuhan terhadap Iran berakar dari keberhasilan Iran dalam membangun kekuatan nasional berdasarkan budaya Iran dan Islam.

Tentang tindakan Uni Eropa terhadap IRGC, Ghalibaf menggambarkan langkah tersebut sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab dan mengatakan bahwa tindakan itu dilakukan atas perintah presiden Amerika Serikat dan para pemimpin rezim Israel, yang telah  mempercepat marginalisasi Eropa dalam tatanan global di masa depan.

Dikatakan, bahwa rakyat Iran menganggap IRGC sebagai bagian dari diri mereka sendiri, dan memuji IRGC karena telah memastikan keamanan nasional dan berdiri di samping rakyat selama bencana alam, pandemi COVID-19, upaya rekonstruksi, dan pengentasan kemiskinan.

Ghalibaf mengatakan tekanan seperti itu hanya akan memperkuat solidaritas sosial dan dukungan publik untuk IRGC, menambahkan bahwa Eropa, dengan menargetkan kekuatan paling efektif melawan terorisme, telah bertindak melawan kepentingannya sendiri.

Ia menyatakan bahwa IRGC memainkan peran penting dalam mengalahkan kelompok teroris Daesh (ISIL), melenyapkan ancaman global, dan mengorbankan ratusan martir dalam perang melawan terorisme internasional, termasuk Mayor Jenderal Qassem Soleimani.

Ghalibaf menekankan bahwa IRGC akan terus tumbuh lebih kuat dengan dukungan bangsa Iran dan rakyat tertindas di seluruh dunia, menambahkan bahwa permusuhan dari pendukung terorisme tidak akan mengurangi kekuatannya.

"Saya juga ingin mengumumkan di sini bahwa sesuai dengan Pasal 7 Undang-Undang Tindakan Pembalasan, sebagai tanggapan atas deklarasi IRGC sebagai organisasi teroris, bahwa angkatan bersenjata negara-negara Eropa akan dianggap sebagai kelompok teroris, dan konsekuensi dari tindakan ini akan ditanggung oleh Uni Eropa," tegas Ghalibaf. (*)

Pewarta : Widodo Irianto
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Cilegon just now

Welcome to TIMES Cilegon

TIMES Cilegon is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.